Jumat, 07 Oktober 2011
Selasa, 04 Oktober 2011
kenagan
selamat tinggal kenangan-kenangan terindah,aku tak akan mengingatnya lagi walau hanya sedikit saja.
biarkanlah aku memulai hidupku dari awal lagi dan biarkanlah seiring berjalannya waktu dan hati ini mulai di miliki orang lain.
aku yakin semua lukaku ini pasti bisa aku sembuhkan....
bersama seseorang yg benar" mencintaiku lagi,bukan seperti dirimu yg hanya bisa berbohong dan hanya bisa melukai hatiku dan tak pernah bisa mengerti betapa aku sangat mencintaimu.....
goodbye beatiful memories !!!!......
biarkanlah aku memulai hidupku dari awal lagi dan biarkanlah seiring berjalannya waktu dan hati ini mulai di miliki orang lain.
aku yakin semua lukaku ini pasti bisa aku sembuhkan....
bersama seseorang yg benar" mencintaiku lagi,bukan seperti dirimu yg hanya bisa berbohong dan hanya bisa melukai hatiku dan tak pernah bisa mengerti betapa aku sangat mencintaimu.....
goodbye beatiful memories !!!!......
Tak Ada Tempat Aman untuk Senyummu
Tak ada tempat aman untuk sembunyikan senyummu. Pada bungakah?
Kupu" datang, dan aku melihat senyummu memancar anggun. Pada daun? Angin berhembus, senyummu menari ke kanan dan ke kiri. Pada gerimis? Ah, matahari justeru mengubahnya jadi pelangi. Semakin nampak betapa indahnya engkau tersenyum.
Tak ada tempat aman untuk sembunyikan senyummu. Bahkan ketika bibirmu rapat seribu bahasa dan hening mengunci setiap suara. Sunyi hanya memberi kesempatan pada kata untuk membebaskan diri dan menemukan isyarat pada relief tatapanmu. Dan di sudut matamu yang kuntum, aku melihat betapa indahnya engkau tersenyum.
Maka berikan saja senyummu itu padaku.
Tanpa malumalu, tanpa ragu.
Kupu" datang, dan aku melihat senyummu memancar anggun. Pada daun? Angin berhembus, senyummu menari ke kanan dan ke kiri. Pada gerimis? Ah, matahari justeru mengubahnya jadi pelangi. Semakin nampak betapa indahnya engkau tersenyum.
Tak ada tempat aman untuk sembunyikan senyummu. Bahkan ketika bibirmu rapat seribu bahasa dan hening mengunci setiap suara. Sunyi hanya memberi kesempatan pada kata untuk membebaskan diri dan menemukan isyarat pada relief tatapanmu. Dan di sudut matamu yang kuntum, aku melihat betapa indahnya engkau tersenyum.
Maka berikan saja senyummu itu padaku.
Tanpa malumalu, tanpa ragu.
Senin, 03 Oktober 2011
Terimakasih karena Mencintaiku
Kekasih, terimakasih karena mencintaiku.
Membiarkan matahariku memeluk hangat dirimu
merestui hadirku di pagimu.
Membiarkan hatimu
ikhlas menjadi rumah bagi hatiku.
Membiarkan matamu
tempat paling sejuk untuk jiwaku berteduh.
Terimakasih karena mencintaiku.
Membiarkan matahariku memeluk hangat dirimu
merestui hadirku di pagimu.
Membiarkan hatimu
ikhlas menjadi rumah bagi hatiku.
Membiarkan matamu
tempat paling sejuk untuk jiwaku berteduh.
Terimakasih karena mencintaiku.
Label:
Thanks you
Langganan:
Komentar (Atom)

